Polres Madina Gagalkan Peredaran Narkoba Antar Provinsi

72

Madina-dibaktinews.com. Satres Narkoba Polres Madina kembali gagalkan peredaran narkotika golongan 1 jenis ganja dan sabu serta mengamankan beberapa orang pelaku yang merupakan pengedar dan bandar dari beberapa lokasi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Hal itu disampaikan Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Horas Tua Silalahi SIK M.Si dalam pers rilis yang digelar di halaman Polres Mandailing Natal, Rabu (23/6/2021). Pengungkapan beberapa kasus ini melalui pengembangan penangkapan kasus ganja sebelumnya yang termuat dalam LP/A/62/V/2021/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRES MADINA.

Dimana tim Satres Narkoba Polres Madina yang dipimpin AKP Manson Nainggolan melakukan penangkapan terhadap salah seorang warga Desa Huta Tinggi, Kecamatan Panyabungan Timur berinisial ALS (34) pada, Senin 24 Mei 2021 lalu di Desa Huta Tinggi Kecamatan Panyabungan Timur dan berhasil mengamankan barang bukti daun ganja kering siap edar seberat 6 Kg.

“Terhadap tersangka ALS akan diterapkan Pasal 114 Ayat 2, Subs Pasal 111 Ayat 2 UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Penyalahgunaan Narkotika, dengan pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 Tahun denda minimal 1 milyar dan maksimal 10 milyar,” kata Horas Silalahi.

Kelicikan para bandar narkoba dalam memasarkan barang haram tersebut, kata Kapolres tidak menyurutkan semangat personel Satres narkoba Polres Madina dalam memberantas peredaran Narkoba di wilayah hukum Polres Madina. Selanjutnya berbekal informasi yang diperoleh dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman narkoba jenis daun ganja kering ke arah Sumatera Barat.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Satres Narkoba Polres Madina bergegas melakukan pengejaran dan mengamakan satu unit mobil Avanza merah maron Nopol BB 1198 RB, yang membawa daun ganja kering siap edar.

Penangkapan berlangsung didepan rumah makan paranginan Desa Kayu Laut, Kecamatan Panyabungan Selatan pada Sabtu 29 Mei 2021. Dari penangkapan itu personil Satres narkoba berhasil mengamankan dua orang tersangka atas nama AM (40) warga Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal dan HD (34) warga Sibulan-bulan Padang Matinggi Kota Padang Sidimpuan.

“Barang bukti yang diamankan 32 bal daun ganja kering dengan berat sekitar 31 kg dan 20 plastik klip kecil berisi sabu dengan berat 2,81 gram.

Kedua tersangka dikenakan Pasal 115 Ayat 2, Pasal 114 Ayat 2, Pasal 111 Ayat 2, Pasal 112 Ayat 1, Jo Pasal 132 Ayat 1 UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. hukuman pidana paling singkat 5 Tahun dan paling lama 20 Tahun, denda minimal 1 Milyar dan Maksimal 10 Milyar.

Tek berhenti sampai disitu, personil Satres narkoba juga mengamankan bandar narkoba berinisial HL (36) warga Desa Malintang Jae yang di amankan pada, Selasa 1 Juni 2021. Barang bukti yang diamankan dapat diamankan sabu seberat 34,99 gram dan uang tunai senilai Rp 1.200 ribu.

“HL ini merupakan residivis dimana sebelumnya juga telah pernah menjalani hukuman akibat penyalahgunaan narkoba,” terang Horas Tua Silalahi.

Ditambahkan Kapolres, Satres Narkoba pada, Jum’at 18 Juni 2021 Satres Narkoba juga menggagalkan peredaran narkoba jenis daun ganja kering siap edar yang dibawa oleh Anton (31) warga Desa Huta Bangun, Kecamatan Panyabungan Timur.

“Dari pelaku Anton diamankan daun ganja jering seberat 4,25 Kg yang diangkut menggunakan sepeda motor Honda Beat Putih dengan Nopol BK 4001 OAF,” ucapnya.

“Para bandar dan pengedar narkoba yang ditangkap ini merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba lintas provinsi” terang Horas Tua Silalahi.

Menurut Kapolres, dalam memberantas peredaran narkoba Polres Madina tidak hanya melakukan penindakan saja, tetapi lebih mengutamakan melakukan pencegahan peredaran narkoba melalui peluncurkan program kampung tangguh bersih narkoba pada, Jum’at 25 Juni 2021 mendatang tepatnya di Desa Lumban Pasir, Kecamatan Panyabungan.

“Dengan adanya kampung tangguh kita harapkan semua desa di Kabupaten Madina bersih dari narkoba,” pungkasnya. (yy)