Ditinggal Kerja, Rumah Koman Habeahan Hangus Terbakar

634
Rumah Koman Habeahan yang hangus terbakar di jalan Empat Lima Sidikalang

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Kebakaran di jalan Empat Lima Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Minggu (24/2/19) sekira pukul 12.00 WIB. Akibat kebakaran itu satu unit  rumah hangus dan  empat unit lainnya terpaksa di rusak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun jumlah kerugian ditaksir rausan juta rupiah.

Adapun bangunan rumah yang hangus terbakar milik, Koman Habeahan (41) sedangkan bagunan rumah yang dirusak untuk menghindari api lebih meluas milik Sahala Harahap (50), Khairun Manik,  Abet Nego Banurea (46) dan Ansari Nasution (45).

Informasi didapat sumber api pertama terlihat dari rumah milik Koman Habeahan yang mana saat terjadinya kebakaran ia dan istrinya sedang bekerja di RSUD Sidikalang. Sedangkan kedua anaknya yang berada di rumah saat terjadinya kebakaran berhasil menyelamatkan diri.

Warga yang melihat terjadinya kebakaran tersebut berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun karena bangunan dalam rumah terbuat dari kayu, sehingga api cepat menghanguskan dinding kamar dan bagian atap serta seluruh isinya.

Untuk menghinadri api lebih meluas 4 unit rumah milik warga yang berda disisi kiri dam kanan pun terpaksa dirusak. Api dapat dipadamkan satu jam kemudian setelah 2 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Dairi diturunkan ke TKP.

Kapolres Dairi, AKBP Erwin Wijaya Siahaan SIK melalui Kasubag Humas, Ipda Doni Saleh kepada wartawan menyampaikan, personil Polres Dairi telah memasang garis Polisi (Police line) di lokasi kebakaran menunggu penyidikan lebih lanjut dari tim Forensik dari Polda Sumut.

“Untuk penyebab kebakaran kami masih menunggu hasil penyidikan tim forensik  Polda Sumut,”kata Doni.

Sementara Abet Nego Banurea (46) salah seorang warga yang rumahnya ikut dirusak mengatakan, kalau saat terjadinya kebakaran sedang mengikuti kebaktian di gereja. Ia mengetahui terjadinya kebakaran setelah di telpon tetangga rumahnya..

“Setelah diberi tahu ada kebakaran disamping rumah, saya langsung pulang dan kemudian menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah,”ungkap Abet.

Disebutkan Abet, untuk menghindari kobaran api lebih meluas ke bagunan lainnya, terpaksa atap dan loteng yang posisinya berada dibelakang rumah miliknya dirusak.

“Loteng yang dirusak itu dulu untuk tempat menerima anak kost dan sekarang dalam keadaan kosong,”ujarnya.

Ketika ditanya berapa jumlah kerugian yang di derita, Abet belum bisa merincinya, karena masih sibuk mengumpulkan barang-barang miliknya yang masih berserakan di luar rumah

“Belum bisa saya hitung berapa jumlah kerugian, sekarang kami masih fokus mengumpulkan barang-barang yang berserakan dan membersihkan rumah,”sebutnya. (gun’s)