Kepala Desa Pangguruan Laporkan Pemilik Akun Facebook Atas Pencemaran Nama Baik

2881
Kepala Desa Pangguruan didampinggi penasehat hukumya membuat laporan di Polres Dairi

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Kepala Desa Pangguruan, Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi, Hotman Sihotang melaporkan pemilik akun facebook tentang pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ke Polres Dairi. Pasalnya Ia difitnah dan dicemarkan nama baiknya melalui postingan di beberapa akun fecebook.

Sedikitnya ada 4 akun fecebook milik, BS, JMS, NS dan BT yang dilaporkan oleh kepala Desa Pangguruan dan kemungkinan akan bertambah lagi, mengingat semangkin banyak yang menyebarkan berita hoax tersebut di media sosial.

Menurut, Hotman Sihotang pengaduan itu dilakukan terkait adanya pemberitaan di facebook kalau ia di ciduk petugas kepolisian dari rumahnya. Padahal saat itu ia nya yang menghubungi Polisi untuk meminta perlindungan karena ada sekelompok orang yang membuat ribut di acara ulang tahun saudaranya yang dirayakan di rumahnya. 

“Saya yang menghubunggi Polisi, karena malam itu merasa keselamatan kami terancam. Setelah Polisi datang kami dibawa untuk diselamatkan, namun pihak yang tidak bertanggungjawab membalikan fakta kalau saya di ciduk,”ucapnya kepada wartawan, Senin (25/6/18) saat membuat pengaduan di Polres Dairi.

Selain itu, Hotman Sihotang yang didampinggi penasihat hukumnya dari Kantor Hukum Ranto Sibarani,SH dan Rekan antara lain, Jimmy Sibuea, Puji Marpaung dan Gracia Tambun, juga melaporkan salah seorang pemilik akun facebook inisial JS yang membuat postingan  “Selama Pilkada tidak dikasih lagi beras Raskin, nggak tau dimanah beras itu dibuat”. 

“Padahal saya sudah jelaskan bahwa dia tidak masuk dalam daftar penerima Raskin dari Kemensos, namun dia menuduh saya yang tidak memberikan melalui postingan di facebooknya. Itu jelas-jelas fitnah dan mencemarkan nama baik saya,”terang Hotman.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Dolly Nelson Nainggolan kepada wartawan membenarkan pengaduan kepala Desa pangguruan tersebut. Pihaknya saat ini baru menerima laporan dan nanti akan ditindak lanjuti.

 “Kita tunggu aja dulu mereka membuat laporan, nanti hasil penyidikannya akan  kita beritahu lebih lanjut,”kata Dolly. (devi)