Antisipasi Longsor, Anggota DPRD Dairi Bersama DLHK dan Forkopimca Tanam Pohon

422
Kegiatan Penanaman pohon di Desa Mangan Moli, Tanah Pinem.

Dairi-dibaktinews.com – Anggota DPRD Dairi dari Fraksi Nasdem Jembal Putra Ginting SH bersama Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Dairi Amper Nainggolan hari ini, Sabtu (16/1/2021) melakukan penanaman 5000 pohon.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Mangan Molih, Kecamatan Tanah Pinem tersebut, juga diikuti Forkopimca dan Yayasan Pesikap Kuta Kemulihen Mangan Molih, Kepala Desa,Tokoh agama,Tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Karang Taruna dan masyarakat.

Kepada wartawan, anggota DPRD Dairi Jembal Putra Ginting  mengatakan kawasan Desa Mangan Molih merupakan daerah rawan longsor. “Untuk itu perlu dilakukan pencegahan dini melalui penanaman pohon,” kata Jembal.

Ia juga menyebutkan, tujuh desa di wilayah Kecamatan Tanah Pinem yang masyarakatnya mayoritas hidup bertani, terpaksa menjual   hasil buminya ke Kabupaten Karo lantaran akses jalan sangat buruk.

Menurutnya, kondisi ini telah disampaikan ke Bupati Dairi untuk memperhatikan sarana infrastruktur, termasuk jalan ke Sekolah Dasar Mangan Molih. Ia mengatakan bupati telah mengakomodir usulan terkait kondisi itu.

“Untuk pembangunan jalan ke SD Mangan Molih kemungkinan akan dibangun pada tahun ini,” ujarnya.

Sementara Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi Amper Nainggolan menyampaikan, Kawasan Desa Mangan Molih akan dijadikan demplop kabupaten penanaman pohon produktif di Kabupaten Dairi.

“Untuk itu, pohon yang sudah ditanam sejak Nopember 2020 lalu, rawatlah dengan baik agar berguna bagi anak cucu kita,” ucapnya.

Sementara, mewakili Yayasan Pesikap Kuta Kemulihan Mangan Molih, Sehat Pinem didampingi Camat Tanah Pinem Sion Sembiring dan Kepala Desa Mangan Molih Rimbun Maha  mengatakan, penanaman pohon produktif ini dilakukan dalam rangka penghijauan dan antisipasi longsor.

“Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan tahap III, yang sebelumnya telah dilakukan penanaman 3000 pohon di sepanjang ruas jalan dan lokasi pemukiman yang rawan longsor di Desa Mangan Molih dan Lau Njuhar II,” terangnya. (tim)