Bantuan Sosial Beras Untuk KPM PKH di Dairi Mulai Disalurkan

413
Keterangan foto Bupati Dairi melepas peluncuran bantuan sosial beras.

DAIRI-dibaktinews.com

Bantuan sosial beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementrian Sosial RI mulai disalurkan di Kabupaten Dairi.

Penyaluran bantuan tersebut ditandai dengan acara pelepasan mobil truk bermuatan bantuan beras dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Dairi, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Sidikalang, Senin (5/10/2020) sore.

Dalam sambutannya Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan, selama pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia, Pemerintah Pusat tak henti-hentinya memperhatikan seluruh masyarakat di manapun berada termasuk Kabupaten Dairi,

Hari ini Pemerintah Pusat menyalurkan bantuan beras untuk masyarakat yang ada di Kabupaten Dairi yang tercatat sebagai peserta KPM PKH. Bantuan program ini baru pertama kali diberikan ke Kabupaten Dairi dan segera akan disalurkan kepada masyarakat.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Kementrian sosial dan Bulog atas bantuan beras yang disalurkan dan langsung diantar sampai ke desa,” kata Eddy Berutu.

Bantuan ini nantinya akan dikawal oleh Camat dan melalui Kepala Desa dan pendamping bantuan beras ini akan dibagikan kepada masyarakat yang tercatat sebagai KPM PKH.

Disebutkan Eddy Berutu, bantuan ini tidaklah pernah cukup, karena pandemi Covid-19 sangat menyulitkan bangsa ini khususnya masyarakat.

“Tetapi kita harus mengucapkan syukur dan selalu sensitif melihat saudara-saudara kita  mungkin ada yang lebih susah dari kita. Bila belum tercatat sebagai penerima bantuan, mari kita berbagi  kepada mereka,” ujar Eddy Berutu.

Dijelaskannya, program yang dilaksanakan ini adalah upaya pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang di kick off Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Tujuannya, untuk mengurangi beban masyarakat akibat Covid-19. Dimana dengan pertimbangan dalam keluarga , peserta PKH banyak terdapat anak-anak, lanjut usia dan penyandang disabilitas yang perlu mendapatkan perlindungan dan pemenuhan nutrisi.

“Kita ketahui bersama bahwa Covid-19 sangat menyulitkan masyarakat dan mengharuskan kita semua membatasi diri, sehingga perputaran ekonomi yang dirasakan masyarakat khususnya peserta PKH menjadi terhenti,” ucap Eddy Berutu.

Diakhir sambutannya, Bupati Dairi mengimbau kepada semua yang hadir dan seluruh masyarakat Kabupaten Dairi untuk tetap menggunakan masker, selalu cuci tangan dan tetap jaga jarak.

“Mari kita semua selalu memperhatikan protokol kesehatan guna menghindari kluster baru virus corona,” pungkasnya.

Sementara, Kepala forum Bulog Cabang Pembantu Kabanjahe, Iqbal  menyampaikan, semoga bantuan ini membawa dampak yang positif  bagi masyarakat Kabupaten Dairi yang terdampak Covid-19.

“Kami dari Forum Bulog akan selalu siap untuk melaksanakan  tepat jumlah, tepat waktu dan tepat kualitas  dan administrasi dalam penyaluran bantuan,” sebutnya.

Sebelumnya, Kadis Sosial Kabupaten Dairi, Drs Parulian Sihombing menyampaikan, bantuan dasar hukum pelaksanaan bantuan sosial beras, sesuai dengan peraturan Dirjen Pemberdayaan Sosial nomor 322/Tahun 2020 tentang petunjuk teknis Bantuan Sosial Beras (BSB).

Program bantuan sosial beras merupakan salah satu perluasan kebijakan pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Sosial RI dalam rangka penanganan dampak Covid-19 melalui jaring pengaman sosial bagi KPM PKH di seluruh Indonesia khususnya Kabupaten Dairi.

Jumlah KPM PKH yang berhak menerima BSB di Kabupaten Dairi sebanyak 9.996 Kepala Keluarga (KK). Jumlah ini telah ditetapkan kementerian sosial bulan Juli 2020. Alokasi penyaluran untuk tahap I, Agustus dan september dan diberikan 2 bulan sekaligus, yaitu 15 Kg x 2 = 30 Kg/KPM.

“Bantuan sosial beras yang luncurkan hari ini untuk 4 Kecamatan, yakni Kecamatan Berampu, Gunung Sitember, Lae Parira dan Barbuluan.” Sebut Parulian. (junitha)