Kinerja Tim Medis Simalungun Diapresiasi, 2 Pasien Positif Covid-19 Sembuh

161
Pasien sembuh Covid-19 di Simalungun diulosi.

SIMALUNGUN-dibaktinews.com

Kinerja tim medis Kabupaten Simalungun mendapat apresiasai, dimana  2 lagi pasien positif Corona Virus Diases (Covid-19) hasil Swab dinyatakan sembuh. Sehingga total jumlah pasien positif Covid-19 hasil swab sembuh berjumlah 13  orang.

“Saat ini pasien Covid-19 berkurang menjadi 12, update datanya dilakukan pada pukul 20.00 WIB,” kata Ketua Gugus Tugas, JR Saragih melaui Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Simalungun,Akmal H Siregar bersama direktur RS Darurat Fasilitas Khusus Covid-19, Batu 20, Kamis (11/6/2020).

Dua  pasien tersebut, yakni DPS perempuan 36 tahun  warga Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sip Bolon, dirawat selama 27 hari Di RS. Darurat fasilitas khusus Covid19.

“Seorang lagi RS perempuan 44 tahun merupakan tenaga medis warga Pamatang Sidamanik yang telah dirawat selama 28 hari,” sebut Akmal.

Selain itu, salah seorang warga Tebingtinggi F laki-laki 40 tahun yang dirawat selama 15 hari, juga dinyatakan sembuh dari Covid-19 yang pencatatannya pada Gugus Tugas Pemko Tebing Tinggi .

“Dengan demikian, keseluruhan pasien sembuh yang kita berangkat kan hari ini sejumlah 3 orang, 2 merupakan warga Simalungun dan 1 orng warga Tebingtinggi,” terang Akmal.

Keseluruhan pasien diberangkatkan oleh direktur bersama manajemen dan petugas medis dari RS Darurat Fasilitas Khusus Covid-19 Batu 20, pada hari Kamis 11/06/2020.

Atas sembuhnya pasien Covid-19 tersebut, Akmal menyampaikan ucapan syukur kepada Tuhan, semoga ini menjadi momentum baik kedepannya. Pasien yang sembuh bisa semakin bertambah.

Kita mengapresiasi segenap dokter dan petugas medis RS Darurat Fasilitas Khusus Covid-19 Batu 20 yang telah bekerja maksimal dalam melakukan perawatan dengan hasil yang baik. Hari ini merupakan gelombang ke 2 pemberangkatan pasien sembuh.

“Meski demikian kita tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap taat menjalankan protokol kesehatan dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari,” imbau Akmal.

Kadis kesehatan dr Lidya Saragih didampingi dr Jan Maurisdo Purba selaku direktur RS Darurat Fasilitas Khusus Covid-19 menambahkan, kedua pasien tersebut selama masa observasi, gejala dan tanda infeksi coronavirus disease (Covid19) tidak ditemukan lagi.

“Sehingga dinyatakan sembuh. Namun mereka masih wajib dan taat melaksankan protokol kesehatan dan jika dirasakan ada gejala, untuk segera melaporkan guna mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujarnya. (adb)