Bapak dan Putrinya Tewas Tenggelam di Sungai Lae Simuhur Pegagan Hilir

1469
Korban hanyut di ditemukan warga.

DAIRI-dibaktinews.com

Maksud hati mengajari putrinya belajar berenang, Bapak dan anak malah tewas tenggelam di sungai Lae Simuhur yang berada di Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, Jumat (29/5/2020).

Kedua korban, yakni  Samsudin Kaloko (57) dan anak perempuannya Intan Karunia (14) warga Dusun II Simartugan Julu, Desa Simartugan, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi.

Kapolres Dairi, AKBP Leonardo D Simatupang SIK melalui Kasubag Humas, Iptu Doni Saleh mengatakan, peristiwa tenggelam bapak dan putrinya di Kecamatan Pegagan Hilir terjadi pada,  Jumat (29/5) sore sekira jam 15.00 WIB.

Dimana sebelum kejadian, Samsudin Kaloko bersama istri Nurhayati br Karo-karo dan putrinya Intan Karunia berangkat dari rumah menuju sungai Lae Simuhur untuk mandi-mandi. Sesampainya di sungai, Samsudin ingin mengajari putrinya belajar berenang dan keduanya pun masuk ke dalam sungai.

Naas, sekitar jam 15.45 WIB saat sedang mengajari berenang putrinya, Samsudin terpeleset dibebatuan yang licin, sehingga keduanya hanyut dan tenggelam di sungai Lae Simuhur.

“Keduanya pun hanyut dan tenggelam di sungai Lae Simuhur,” kata Doni.

Melihat kejadian itu, Nurhayati yang tidak ikut berenang berteriak minta tolong. Teriakan itu didengar oleh warga sekitar yang berada di sekitar sungai. Selanjutnya warga bernama, Jaka Siboro bersama temannya datang ke TKP untuk  melakukan upaya pertolongan kepada kedua korban.

“Namun, saat ditemukan keduanya sudah tidak bernyawa di dalam dasar sungai,” ujar Doni.

Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sumbul, oleh personil jasad keduanya kemudian dievakuasi dari TKP dan dibawa ke Puskesmas Tigabaru untuk dilakukan visum.

“Usai dilakukan visum dan membuat surat penyataan tidak dilakukan outopsi, jasad kedua korban diserahkan ke pihak keluarganya,” terang Doni.(romi).