Cegah Covid-19, Pemkab Simalungun Siapkan Tempat Isolasi Mandiri Bagi Pendatang dan TKI

282
Bupati Simalungun memberi keterangan pers.

SIMALUNGUN-dibaktinews.com

Mengantisipasi warga pendatang atau perantau dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri yang memaksakan diri mudik ke kampung halamam. Pemkab Simalungun menyiapkan lokasi isolasi mandiri di lahan aset pemerintah daerah, di Desa Batu 20, Kecamatan Panombean Panei.

Bupati  Simalungun, JR Saragih didampingi Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Akmal H Siregar mengatakan, penyiapan tempat isolasi mandiri bagi warga pendatang,merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran virus.

“Pemkab Simalungun mempersiapkan tempat isolasi mandiri bagi warga yang datang dari luar daerah atau TKI dari luar negeri yang tetap memaksakan diri mudik. Untuk pemantauan kondisi kesehatannya sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19,”  terang JR Saragih kepada  wartawan,Senin (27/4/2020).

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 kabupaten Simalungun itu juga mengharapkan, dukungan masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19, dengan melapor atas kesadaran sendiri, jika masuk ke Simalungun, dari daerah atau negara yang sedang dilanda pandemi virus Corona.

“Bagi Kepala Desa, Lurah, dan Kepala Dusun untuk ikut memantau dan melaporkan pendatang baru di wilayahnya,” tegas JR Saragih.

Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Simalungun, Akmal H Siregar menjelaskan,  sebanyak 17 ruang isolasi mandiri dengan kapasitas 200 tempat tidur disiapkan di Desa Batu 20.

“Penyiapan lokasi isolasi mandiri merupakan langkah cepat untuk penanggulangan Covid-19 yang bisa saja ditularkan oleh pendatang, sehingga kondisi kesehatannya harus dipantau ketat saat masuk ke Kabupaten Simalungun,” sebut Akmal. ™