Percepatan Penaganan Covid-19, Dinkes Dairi Distribusikan Bantuan APD, Vitamin dan Desinfektan Ke 18 Puskesmas

569
Dinas Kesehatan Pemkab Dairi mendistribusikan APD ke Puskesmas.

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Dalam rangka percepatan penganan Virus Corona (Covid-19), Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Dairi distribusikan bantuan logistik berupa, Alat Pelindung Diri (APD), Vitamin dan cairan desinfektan kepada 18 Puskesmas di 15 Kecamatan yang ada di Kabupaten Dairi, Sabtu (11/4/2020).

Pendistribusian logistik merupakan arahan langsung Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu, agar Dinkes memberikan solusi tepat atas kebutuhan APD di setiap layanan kesehatan. Baik itu di rumah sakit dan Puskesmas, Pustu hingga Puskesdes. Plt Kadis Kesehatan Pemkab Dairi, Frisda Turnip mengatakan, petugas kesehatan sebagai garda terdepan dalam penaganan Covid-19 di  Kabupaten Dairi. Oleh karena itu sangat diperlukan peralatan sebagai pendukung kinerja yang akan dipakai petugas kesehatan untuk pelayanan kepada masyarakat.

“Jenis bantuan yang telah tersedia untuk kami distribusikan antara lain, masker, pelindung wajah, cover all, apron, sarung tangan, sepatu boots, serta vitamin dan cairan desinfektan,” sebut Frisda kepada wartawan, Sabtu (11/4/2020).

Frisda menyebutkan, bantuan yang akan didistribusikan, bersumber dari bantuan masyarakat, Belanja Tak Terduga (BTT) dari APBD Dairi Tahun 2020 dan bantuan Dinas Kesehatan Provinsi Sumut.

“Bantuan ini sebelumnya dikumpul di Pokja logistik gugus penaganan Covid-19 Kabupaten Dairi,” ujar Frisda.

Lebih anjut Frisda mengimbau, kepada petugas Puskesmas agar memakai APD sesuai peruntukannya. Untuk yang dilevel 1 tenaga kesehatan di ruang poli umum, hanya bisa menggunakan handshcoen, masker dan penutup kepala.

Untuk di Level 2, APD yang digunakan, yakni Penutup kepala, goggles, masker, handshcoen, apron. Ini dipakai apabila tenaga kesehatan melakukan pemantauan dan tindakan isolasi terhadap pasien Orang dalam Pemantauan (ODP) bergejala.

Sedangkan untuk level 3, biasanya digunakan untuk rumah sakit. Disini tenaga kesehatan baru bisa diwajibkan menggunakan APD lengkap yang terdiri dari, goggles, masker N95, handshcoen, cover all lengkap, sepatu boots. Karena di level ini tenaga kesehatan langsung kontak dengan pasien ODP, PDP dan yang terkonfirmasi positif

“Jadi, kepada seluruh petugas Puskesmas untuk bisa menjelaskan ke petugas di Pustu maupn Puskesdes, agar jangan salah menggunakan APD dan jangan salah memberi pencerahan kepada masyarakat terkait Covid-19,” tegasnya.

Frisda  menjelaskan, Covid-19 bukan penyakit yang mengerihkan, karena penyakit ini bisa dilawan dengan meningkatkan imunitas tubuh melalui asupan gizi yang seimbang. Banyak makan sayur dan buah-buahan.

“Kita harus berprilaku hidup bersih dan sehat, serta rajin mencuci tangan. Kita juga bisa melakukan pencegahan dengan menyemprotkan desinfektan dilingkungan rumak kita masing-masing,” ungkapnya.

Untuk itu jangan terlalu takut dan terlalu panik, karena virus ini bisa dicegah. Apabila ada keluarga atau saudara yang terkonfirmasi Covid-19, jangan sampai  ditakuti untuk tidak dekat. Hanya saja harus tetap mengingat social distancing dan physical distancing atau jaga jarak.

“Sesuai arahan Presiden RI, kita harus tetap memakai masker bila keluar dari rumah,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Puskesmas Sigalingging, Kecamatan Parbuluan, dr Benny Purba mengatakan, ditengah situasi wabah Covid-19 seperti sekarang ini, kepada dokter dan tenaga medis yang ada di Kabupaten Dairi, agar tetap semangat menjalankan tugas.

Kepada tenagab medis, tidak usah terlalu khawatir untuk menjakankan tugas ini, karena Pemkab Dairi telah memberikan APD untuk pemeriksaan dan pendataan masyarakat yang terpapar Covid-19.

“Kami petugas medis yang berada di Puskesmas, Pustu dan Puskedes siap untuk melayani bila ada masyarakat mengalami gejala klinis yang mengarah ke Covid-19.,” ucapnya. (junitha)