Mandi di Danau Toba Silahisabungan, Pelajar SMP Katolik Saribudolok Tewas Tenggelam

348
Emerson Thefinus pelajar SMP Katolik yang tewas tenggelam di Danau Toba.

DAIRI, Silahisabungan-dibaktinews.com

Mandi-mandi di Danau Toba, Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Emerson Thefinus (15) pelajar Kelas IX SMP Katolik Saribudolok, Kabupaten Simalungun  ditemukan tewas  usai tenggelam, Minggu (23/2/2020) siang jam 14.00 WIB.

Kapolres Dairi, AKBP Leonardo D Simatupang SIK melalui Kasubag Humas Iptu Doni Saleh mengatakan, peristiwa tenggelamnya warga Barus Jahe Kabupaten Karo tersebut, diketahui setelah personil Pos Pol Silahisabungan, Aiptu M Munthe menerima telepon dari Kepala Desa Paropo l Kecamatan Silahisabungan. Bahwa ada orang tenggelam di danau, mayatnya telah ditemukan dan telah dibawa ke Pustu Paropo 1.

Disebutkan Doni, dari keterangan para saksi yang juga teman-teman korban, siang itu korban Emerson Thefinus, awalnya berenang bersama teman-temannya di pinggir danau. Tidak lama kemudian, korban dilihat temannya melompat agak ketengah danau yang dalam.

Walaupun teman-temannya mencoba melarang, namun korban tetap nekat melompat ketengah. Setelah melompat korban tidak bisa naik ke permukaan dan akhirnya tenggelam.

Menurut Doni, oleh warga setempat dan teman-temannya melakukan pencarian disekitar lokasi korban tenggelam. Korban pun akhirnya ditemukan setengah jam kemudian, namun nyawanya tak tertolong lagi. Pun demikian  teman-temannya korban masih melarikan dan membawa korban ke Puskesmas Paropo 1 untuk memberikan perawatan.

“Saat dilakukan pemeriksaan, pihak Puskesmas mengatakan bahwa korban telah meninggal dunia,”terang Doni.

Ditambahkan Doni, saat ini jasad korban masih berada di Puskesmas Paropo 1, menunggu di jemput pihak keluarganya.

Salah seorang teman korban, Kristianta Ginting (15) mengatakan, sebelum kejadian korban sudah sempat dilarang melompat ke tengah danau, Tapi sepertinya dia tidak menghiraukan.

“Kami sudah melarangnya, agar jangan melompat ke tengah danau, namun korban tetap melompat ke danau. Setelah melompat korban tidak bisa naik kepermukaan dan tenggelam,”ucap Kristianta (junitha)