Kalantara Gelar Tribute Mengenang Komponis Liberty Manik

83
Acara Tribute di monumen Liberty Manik.

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Tanggal 21 November adalah hari kelahiran komponis asal Kabupaten Dairi, Liberty Manik yang berjuang untuk Indonesia lewat nada. Dengan nadanya dia berusaha mempersatukan bangsa dan berusaha menyebarkan cinta atas tanah air.

Satu Nusa Satu Bangsa dan Desaku, adalah kedua lagu ciptaanya yang sampai sekarang sering terdengar dan dinyanyikan.

Untuk mengenang dan jasa-jasanya, pada, Jumat (22/11/19) lalu perkumpulan muda-mudi yang tergabung dalam Kalantara Dairi bersama Himpunan Mahasiswa Ilmu Sejarah (HIMIS) FIB USU membuat sebuah kegiatan”Tribute” di Monumen Liberty Manik di komplek Taman Wisata Iman (TWI), Kecamatan Sitinjo.

Kegitan tersebut juga disupport oleh GMNI Dairi, STTOI, dan SMAN 2 Sidikalang. Acara yang diselenggarakan selama 1 jam tersebut memiliki tema yaitu “Historia Liberty Manik (Dari nada untuk negeri)”. Acara yang dimulai pada pukul 18.00 WIB yang dibuka oleh MC, Maulihu.

Berbagai penampilan pun dilaksanakan pada acara ini, pertama, ada musikalisasi puisi yang berjudul “Sajak tak dikenal” yang dibacakan oleh Bejo dan musikalisasi puisi yang berjudul “Dari nada untuk negeri” yang dibacakan oleh Maulihu.

Keduanya  adalah mahasiswa ilmu sejarah FIB USU, musikalisasi puisi yang mereka bacakan, menyuarakan berbagai keresahan mengenai banyaknya masyarakat yang melupakan siapa itu, Liberty Manik.

Di acara puncak semua elemen yang berpartisipasi dalam acara itu menyanyikan kedua lagu ciptaan Liberty Manik diantaranya lagu satu nusa satu bangsa dan desaku yang diiringi oleh 5 pemain gitar dan 1 pemain kajon.

Sembari menyanyikan kedua lagu itu bersama-sama, semua partisipan menghidupkan lilin yang memang sudah dipersiapkan dari awal acara. Dan suasana penuh hikmat pun terjadi pada ceremonial itu. (els)