Material Longsor Tutup Jalan Sidikalang-Medan Kawasan Hutan Lae Pondom

371
Jalan nasional Sidikalang-Medan yang tertutup material longsor.

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Timbunan material longsor masih menutup jalan Sidikalang-Medan tepatnya di kawasan hutan Lae Pondom, Kabupaten Dairi hingga malam ini. Akibatnya arus lalulintas dari dua arah berlawanan terpaksa dialihkan via Tongging Kabupaten Karo dan Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi.

Hujan deras yang mengguyur kawasan hutan Lae Pondom membuat air meluap membawa material tanah dan batang kayu dari dalam hutan. Derasnya hujan juga menumbangkan pepohonan yang berada dipinggir jalan sehingga menyulitkan alat berat pembersihan materal longsor dari badan jalan.

Kasat Lantas Polres Dairi, AKP Pittor Gultom melalui Kanit Lakalantas, Bripka Poltak Aritonang mengatakan, pihaknya sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan mengatur arus lalulintas dan tengah berupaya mendatangkan alat berat untuk membersihkan material longsor.

“Longsor terjadi akibat hujan deras yang menguyur kawasan hutan Lae Pondom sore tadi. Kita turun setelah warga melapor ke kita bahwa jalan Sidikalang- Medan tertutup longsor,”terang Poltak Minggu (10/11/19).

Menghindari kemacetan dari dua arah berlawan, Sat Lantas Polres Dairi mengimba para pengendara, agar bersabar menunggu tindakan pembersihan selesai atau memilih jalur alternatif dari Kecamatan Silahisabungan dan Tongging, Kabupaten Karo.

“Longsor yang terjadi sekitar empat kilometer dari gapura perbatasan Kabupaten Dairi dan-Karo ,”terangnya.

Material longsor berupa tanah dan pepohonan menutup badan jalan.

Sementara salah seorang warga Sidikalang Indah Solin mengatakan, kalau ia dan keluarganya baru saja pulang dari Medan. Sesampainya dilokasi terlihat antian panjang kendaraan dikawasan hutan. Informasinya ada longsor menutup badan jalan.

“Jadi kami terpaksa memutar dan lewat jalur alternatif via Tongging Kabupaten Karo yang tembus Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi,”sebutnya kepada wartawan. (fjr)