Penemuan Mayat Gegerkan Pedagang Dan Pengunjung Pasar Sidikalang

2377
Mayat korban saat dievakuasi dari Pusat Pasar Sidikalang.

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Pedagang dan pengunjung Pusat Pasar Sidikalang digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki tua tanpa identitas tergeletak tertutup selimut disalah satu bangunan pasar, Senin (4/11/2019) pagi jam 07.30 WIB

Temuan tersebut selanjutnya oleh salah seorang pedagang dilaporkan ke Polsek Sidikalang Kota.

Menerima laporan adanya  penemuan mayat, Kapolsek Sidikalang,  AKP Jokner Malau beserta personil lainnya langsung menuju TKP.

“Hasil olah TKP,  pada mayat korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Pun begitu mayat korban kita bawa ke kamar jenazah RSUD Sidikalang untuk dilakulan visum, “kata Jokner.

Menurut Jokner, pihaknya saat ini masih mencari informasi alamat korban dan pihak keluarganya untuk menyerahkan mayat korban yang saat ini berada di kamar jenazah RSUD Sidikalang.

“Kita masih menunggu pihak keluarganya, untuk menyerahkan mayat korban agar dibawa ke rumah duka dan dimakamkan, “ucap Jokner.

Mayat korban saat berada di ruang jenazah RSUD Sidikalang

Identitas korban diketahui bernama, Barita Sihombing (70) setelah beberapa warga yang mengenal korban mendatangi kamar jenazah RSUD Sidikalang.

Salah seorang warga, Marisi Sihombing mengaku mengenal korban dan kedatangannya untuk menjemput mayat korban untuk dimakamkan, karena menurutnya korban tidak punya keluarga di Dairi.

“Kami tidak pernah tau keluarga korban, karena setahu kami korban dulu tinggal di Desa Sungai Raya, Kecamatan Siempat Nempu Hulu. Korban merupakan anak tunggal,”ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, kalau korban selama ini bekerja sebagai pemulung atau tukang botot menggunakan sorong (beko). Baru dua tahun ini korban terlihat di Kecamatan Sidikalang, sebelumnya korban mencari botot di Kecamatan Tigalingga.

“Karena tidak mempunyai tempat tinggal korban tidur disembarang tempat, namun lebih sering tidur di lokasi bangunan Pusat Pasar Sidikalang.Kasihan dia dimasa tuanya hidup terlunta-lunta seorang diri,”ungkap Marisi.

“Tadi pagi kami mendapat kabar kalau korban meninggal dunia dan dibawa ke kamar jenazah RSUD Sidikalang. Sebagai teman dan satu marga kami prihatin, makanya kami ingin menjemput mayatnya korban untuk dimakamkan,”tambahnya. (fajar)