Melebihi Jumlah Maksimal, P2KD Seleksi Bakal Calon Kades

137
Seleksi bakal calon Kepala Desa di aula seketariat Pemkab Dairi.

Dairi, sahabatmarhaen.com

Dalam waktu dekat, 33 desa yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Dairi akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2019. Namun dari 4 desa yang akan melaksanakan Pilkades telah melebihi jumlah maksimal calon yang telah ditentukan, yakni lebih dari 5 orang.

Untuk itu Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) dari 4 desa tersebut telah melakukan seleksi bakal calon Kades guna menentukan 5 orang calon yang akan bertarung nantinya. Pelaksanaan seleksi dilaksanakan di Aula Seketariat Pemkab Dairi.

Kepada wartawan Seketaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes) Kabupaten Dairi, Junihardi Siregar mengatakan, ke-4 desa yang akan melakukan seleksi bakal calon Kades, yakni Desa Perjuangan dan Desa Pangguruan Kecamatan Sumbul , Desa Batugungun Kecamatan Gunung Sitember dan Desa Juma Gerat Kecamatan Tigalingga.

“Seleksi ini dilakukan, karena pendaftar bakal calon Kades dari 4 desa tersebut melebihi jumlah maksimal, yakni lebih dari 5 orang.  Seperti Desa Perjuangan sebanyak 8 orang, Desa Pangguruan sebanyak 7 orang , Desa Jumagerat sebanyak 7 Orang dan Desa Batugungun sebanyak 7 orang,”sebut Junihardi, Selasa (29/10/19)

Menurut, Junihardi bahwa yang melaksanakan seleksi ini adalah P2KD, kalau Dispemdes hanya memfasilitasi. Untuk materi ujian disusun oleh tim dari Kabupaten, hasil seleksi nanti akan diperiksa dan ditetapkan oleh P2KD.

“Hasil ujian seleksi nantinya akan diumumkan dan ditempel di Kantor P2KD dan Kantor Dispemdes Kabupaten Dairi dengan penilaian peraih nilai tertinggi,”kata Junihardi.

Sambung Junihardi, untuk Pilkades serentak periode 2019-2025 direncanakan akan digelar pada 12 November 2019 mendatang. Ini merupakan Pilkades serentak ke-3 di Kabupaten Dairi.

“Untuk para bakal calon Kades tidak ada pungutan biaya, sebab biaya untuk proses Pilkades serentak tahun 2019 sudah ditampung di APBD dan APBDes yang diperkirakan mencapai Rp. 900 Juta,”terang Junihardi. (YG)