Lompat Ke Sungai Lae Renun, Gadis Remaja Ditemukan Tewas

284
Mayat siswi SMK yang ditemukan tewas di sungai Lae Renun.

DAIRI, Tigalingga-dibaktinews.com

Ribka br Berutu (17) pelajar Kelas X SMK yang beralamat di Desa Kendit Liang, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi ditemukan tewas setelah sebelumnya dikabarkan melompat dari jembatan sungai Lae Renun Rambah Serit, Desa Lau Sereme, Kecamatan Tigalingga.

Mayat korban ditemukan, mengapung di sungai Lae Renun Desa Mangan Molih, Kecamatan Tanah Pinem, Selasa (1/10/19) oleh tim Basarnas dan masyarakat yang melakukan pencarian korban selama dua hari.

“Setelah dievakuasi dan dimasukan ke kantung jenazah, mayat korban dibawa ke Puskesmas Gunung Sitember untuk dilakukan visum dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarganya,”kata Kapolsek Tigalingga, AKP SP Siringoringo melalui Kasubag Humas Polres Dairi, Ipda Doni Saleh.

Disebutkan Doni, peristiwa diduga bunuh diri dengan cara melompat ke dalam sungai berarus deras dan curam ini terjadi pada, Minggu (30/9/19) jam 16.00 WIB.

Dimana menurut keterangan warga yang sedang mencuci disungai, kalau korban yang masih gadis remaja itu datang sendirian menggunakan sepeda motor dan berhenti di jembatan.

Korban selanjutnya berfoto-foto selfie di pinggir jembatan menggunakan handphone miliknya. Karena berbahaya warga pun sempat menegur dan melarangnya korban, namun tidak lama kemudian korban melompat dan terjun ke dalam sungai,”terang Doni.

Oleh warga kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Tigalingga dan selanjutnya Pawas Aiptu TM Ginting dan personil lainnya menuju TKP. Memang benar dari lokasi jembatan tempat korban melompat ke sungai ditemukan satu unit sepeda motor dan handphone milik korban.

foto yang ditemukan di handphone milik korban sebelum melompat ke sungai.

Guna melakukan pencarian korban, Polsek Tigalingga meminta bantuan tim BPBD Dairi, karena lokasi sungai yang curam dan berarus deras, tim BPBD Dairi selanjutnya meminta bantuan tim Basarnas dari Kota Medan.

“Setelah melakukan pencarian selama dua hari, tim Basarnas dibantu masyarakat akhirnya berhasil menemukan korban yang sudah tidak bernyawa mengapung di aliran sungai Lae Renun yang berada di Desa Mangan Moli, Kecamatan Tanah Pinem,”sebut Doni.

Ditambahkan Doni, korban nekat bunuh diri melompat ke sungai menurut keterangan dari keluarga korban, diduga karena takut dimarahi orang tuanya, karena sudah satu hari tidak pulang ke rumah. (fajar)