Wanita Pengidap Gangguan Jiwa Ditemukan Tewas Di Pinggir Jalan

234
Mayat korban saat berda di TKP jalan Sidikalang-Medan.

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Wanita pengidap gangguan jiwa ditemukan tewas tergeletak dipinggir jalan Nasional Sidikalang-Medan kawasan Hutan Lae Pondom, sekitar 500 meter dari Simpang PLTA Silalahi, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Minggu (1/9/19).

Penemuan mayat wanita paruh baya diduga korban tabrak lari pertama kali ditemukan salah seorang pengendara, Jimson Pintubatu saat melintas di jalan Sidikalang-Medan. Oleh Jimson Pintubatu temuan mayat selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sumbul.

Menerima laporan tersebut, Personil Polsek Sumbul bersama Kanit Resum Polres Dairi, Ipda Sumitro Manurung langsung turun ke TKP melakukan pengecekan.

Memang benar, sesampainya di TKP mereka melihat sesosok mayat wanita tergeletak di pinggir jalan sebelah kanan dari arah Medan menuju Kecamatan Sumbul dengan posisi terlentang.

Dari atas tubuh korban ditemukan plastik asoy yang berisikan makanan ringan, serta sepasang sandal terletak diatas kepala dan samping kiri tubuh korban. Saat ditemukan korban juga menggunakan ikat kepala, serta dibagian pelipis kiri  korban terdapat luka gores.

Mayat korban dievakuasi menggunakan mobil ambulan di bawa ke Kamar jenazah RSUD Sidikalang.

Mayat korban selanjutnya dievakuasi dari lokasi dan dibawa menggunakan mobil ambulan ke kamar jenazah RSUD Sidikalang.

“Identitas korban yang diketahui bernama, Lisna br Sihite warga jalan Empat Lima, Kecamatan Sidikalang setelah keluargannya mendatangi mayat korban di ruang jenazah RSUD Sidikalang,”kata Kanit Resum Polres Dairi, Ipda Sumitro Manurung melalui Kasubag Humas, Ipda Doni Saleh, Senin (2/9/19).

Atas permintaan pihak keluarga, mayat korban tidak dilakukan visum dan outopsi. Karena pihak keluarga korban tidak keberatan dan sudah ikhlas dengan kematian korban.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarganya bahwa korban yang sebelumnya tinggal di kota Medan selama ini mengalami gangguan kejiwaan.

“Usai dibersihkan mayat korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dibawa kerumah duka dan dikebumikan,”terang Doni. (elyana)