Tabrakan Sepeda Motor Di Jalan Sidikalang-Tigalingga, Satu Orang Meninggal Dunia

326
Koban dan sepeda motor yang terlibat lakalantas di TKP.

DAIRI, Sidikalang-dibakinews.com

Tabrakan dua sepeda motor, Honda Beat dan Honda Supra Fit dijalan lintas Sidikalang-Tigalingga, tepatnya di KM 4 Desa  Lae Meang, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Rabu (14/8/19) malam jam 19.40 WIB.

Akibat kecelakaan itu pengemudi  Honda Beat, BB 5973 YH, Parasian Ambarita (50) warga Dusun 1,Desa  Kuta Tengah , Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi meninggal dunia di RSUD Sidikalang. Sedangkan pengemudi Honda Supra Fit, BK 4759 UD, Edi Nainggolan (22) warga jalan Batubara, Kecamatan Sidikalang hanya mengalami luka ringan.

Kasat Lantas Polres Dairi, AKP Pittor Gultom melalui Kanit Lakalantas Bripka Poltak Aritonang menjelaskan, hasil olah TKP  dan keterangan para saksi yang melihat kejadian tersebut, kecelakaaan yang melibatkan dua sepeda motor terjadi, ketika sepeda motor Honda Beat yang dikemudikan korban, Parasian Ambarita datang dari arah Sidikalang akan pulang menuju rumahnya di Desa Kuta Tengah KM 5 dengan kecepatan kencang..

Sesampainya di jalan Sidikalang-Tigalingga KM 4, Desa Lae Meang, sepeda motor yang dikemudikan Parasian Ambarita diduga berjalan agak ke kanan badan jalan. Tiba-tiba dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Supra Fit yang diduga tidak berlampu yang dikemudikan Edi Nainggolan.

Brakkkk,,,tak terelakan lagi dua kendaraan buatan jepang tersebut bertabrakan dan  seketika itu juga warga yang mendengar suara benturan keras yang ditimbulkan dari dua sepeda motor yang bertabrakan, berhamburan mendatangi lokasi kejadian.

“Warga langsung melarikan kedua korban ke RSUD Sidikalang untuk mendapat perawatan. Naas, nyawa Parasian Ambarita yang mengalami luka parah pada bagian kepala tak tertolong dan menghembuskan napas terakhir di ruang UGD RSUD Sidikalang. Sedangka Edi Nainggolan hanya mengalami luka ringan”terang Poltak.

Usai dibersihkan dan dilakukan visum di kamar jenazah RSUD Sidikalang, mayat korban, selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarganya untuk disemayamkan di rumah duka di Desa Kuta Tengah.

Kendaraan yang terlibat lakalantas sudah kita amankan di Polres Dairi dan untuk keperluan penyidikan, saat ini kami masih memintai keterangan dari para saksi yang melihat kejadian itu,”terang  Poltak.

Salah seorang kerabat korban, Marga Boang Manalu mengatakan, kepergian korban meninggalkan duka yag mendalam bagi istri dan ketiga anaknya.

“Kami tidak menyangka kepergian korban begitu cepat, sebelum kejadian korban pamit dengan istrinya akan pergi ke kota Sidikalang untuk sesuatu keperluan. Namun ternyata korban pergi untuk selamanya,”ungkap Boang Manalu.

Pantauan wartawan di RSUD Sidikalang, isak tangis istri dan anak korban tak henti –hentinya saat melihat suami yang dicintainya pergi untuk selamnaya. (fajar)