Monumen TB Simatupang Butuh Perhatian Pemerintah

274
Monumen TB Simatupang di perbukitan TWI Sitinjo.

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Letnan Jendral TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang atau lebih dikenal dengan  nama TB Simatupang, putra kelahiran Sidikalang, 28 Januari 1920. Merupakan tokoh militer di Indonesia, yang meninggal dunia di Jakarta pada, 1 Januari 1990 di usia 69 tahun dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Atas jasa-jasanya tersebut pada, 8 November 2013 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan gelar pahlawan Nasional kepada TB Simatupang.

Sebelumnya juga pada, 3 Maret 2002 saat kepemimpinan mantan Presiden Megawati Soekarno Putri, Monumen TB Simatupang yang berdiri megah berada di diperbukitan Taman Wusata Iman (TWI), Kecamatan Sitinjo diresmikan keberadaannya.

Namun seiring waktu berjalan, Monumen TB Simatupang yang dibangun pada kepemimpinan mantan Bupati Dairi, MP Tumanggor menggunakan dana swadya masyarakat kini kondisinya kurang terawat. Dimana sekitar lokasi monumen sudah dipenuhi coretan-coretan dan kerusakan pada bagian bangunan.

Salah seorang pemerkasa dan ikut andil dalam berdirinya Monumen TB Simatupang saat ditemui wartawan meyampaikan, sangat prihatin dengan kondisi tersebut, dan berharap perhatian pemerintah khususnya Pemkab Dairi.

“Dapat kita lihat, dimana banyak sekali coret-coretan disekitar bangunan monumen. Ini terjadi karena tidak adanya pengawasan yang dilakukan pemerintah setempat,”kata Sihar Wesly Sianturi, Rabu (24/7/19).

Bangunan sekitar tugu TB Simatupang dipenuhi banyak coretan.

Ditambahkan bapak tiga anak tersebut, ia juga berharap dan menghimbau kepada warga yang berkunjung di lokasi Monumen TB Simatupang, agar menghargai tempat ini. Karena tempat ini untuk dinikmati orang banyak, dalam arti bisa ikut menjaga kebersihan dan tidak merusak lingkungan. (junitha)