Beram Jalan Nasional Curam Penyebab Tingginya Angka Kecelakaan Di Dairi

324
Kanit Lakalantas, Bripka Poltak Aritonang

DAIRI, Sidikaang-dibaktinews.com

Beram jalan nasional Sidikalang-Medan kondisinya memprihatinkan, dalam satu minggu ini tercata sedikitnya sudah tiga kali terjadi kecelakaan lalulintas (Lakalantas) yang menyebab korban tewas dan luka-luka.

Curamnya beram disisi kiri dan kanan jalan membuat badan jalan menjadi sempit, sehingga sangat membahayakan bagi kendaraan saat berpapasan.

Kasat Lantas Polres Dairi, AKP Pittor Gultom melalui Kanit Lakalantas Bripka Poltak Aritonang ketika ditemui di wartawan, membenarkan curamnya beram jalan nasional yang ada di wilayah Kabupaten Dairi, khususnya Jalan lintas Sidikalang-Medan.

Terkait hal tersebut, Poltak menjelaskan, bahwa pihak Sat Lantas Polres Dairi telah melayangkan surat kepada pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) wilayah I Sumatera Utara (Sumut), memohonkan perhatian dan perbaikan kondisi jalan.

“Surat permohonan itu  kita layangkan pada, Januari 2019 lalu sebelum banyaknya kejadian lakalantas. Surat itu juga ada kita tembuskan ke Dirlantas Polda Sumut,”kata Poltak, Sabtu (20/7/19).

Kondisi beram jalan yang curam di jalan lintas Sidikalang-Medan, Lae Pandaroh.

Pihak Sat Lantas Polres Dairi sangat berharap kepada pihak BBPJN, agar secepat melakukan perbaikan atau minimal melakukan penimbunan pada bagian beram jalan yang curam untuk menghindari terjadinya lakalantas.

“Itukan ada pengajuan anggarannya, jadi sebelum diperbaiki dan diperlebar maunya kita ada penelitian terhadap kondisi jalan dari pihak BBPJN terhadap titik-titik yang rawan,”ujarnya.

Menurut Poltak, menunggu adanya perbaikan oleh pihak BBPJN, untuk sementara menghindari terjadinya lakalantas. pihaknya telah memasang pemberitahuan dan himbauan dibeberapa titik tertentu yang rawan kecelakaan, agar para pengguna jalan berhati-hati saat melintas di jalan tersebut.

“Kita buat contohnya himbauan dari sepanduk atau banner,”dijalan ini telah banyak terjadi kecelakaan”. Himbauan tersebut kita pasang mulai dari jalan nasional Sidikalang sampai jalan perbatasan menuju Kabupaten tetangga,”sebut Poltak.

Kondisi beram jalan nasional yang curam lokasi terjadinya mobil tangki CPO yang masuk jurang.

Sementara saat ditanya jumlah lakalantas yang terjadi di Kabupaten Dairi, sejak Januari 2019 samapai sekarang, Poltak mengatakan, jumlah kecelakaan sudah mencapai 79 kasus.

“Jadi untuk menghindari terjadinya lakalantas, kepada para pengendara dihimbau agar berhati-hati. Karena jalan nasional Sidikalang-Medan kondisinya sempit dan banyak tikungan. Beram jalannya juga banyak yang curam,”imbuhnya. (fajar)