Bus Rombongan Pesta Dari Siantar Tabrakan Beruntun Di Dairi, Satu Tewas Empat Orang Luka Berat

2160
Bus Parawisata yang membawa rombongan pesta terlibat Tabrakan Beruntun

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Tabrakan beruntun melibatkan tiga kendaraan di jalan Lintas Sidikalang-Medan, tepatnya di kawasan hutan Lae Pondom, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Rabu (10/7/19) pagi sekira jam 10.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut, satu orang perempuan penumpang bus tewas, empat orang luka berat dan lainnya luka ringan.

Kasat Lantas Polres Dairi, AKP Pittor Gutom melalui Kanit Lakalantas Bripka Poltak Aritonang menjelaskan, kecelakaan bermula ketika 2 unit mobil bus parawisata merek Isuzu, BK 7003 TM yang dikemudikan Ronal Nadapdap dan Bus merek Isuzu BK 7005 TM dikemudikan, Boroton Hutagaol keduanya warga Ajibata, Kabupaten Samosir yang membawa rombongan pesta datang dari Pematang Siantar menuju Sidikalang.

Tabrakan beruntun di jalan Sidikalang-Medan kawasan hutan Lae Pondom.

Sesampainya di jalan lintas Sidikalang-Medan lokasi kawasan hutan Lae Pondom yang mana kondisi jalan lurus dan sedikit menikung. Kedua bus tersebut melaju kencang sedikit ke tengah, tiba-tiba dari arah berlawanan datang truk Hino BL 8984 E muatan getah karet yang juga melaju kencang dikemudikan, Erwanda (32) warga warga Meureubo, Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Karena terkejut, Ronal yang posisi busnya berada di depan mengerem laju kendaraan dan menghindar ke kiri jalan, namun bagian belakang sebelah kanan bus bertabrakan dengan bagian samping kepala truk. Bus pun oleng tak terkendali dan terguling disisi kiri jalan.

Selanjutnya karena tak terelakan lagi mobil truk bertabrakan dengan bus yang dikemudikan Boroton hingga bus terguling dan berbalik arah dengan kondisi hancur bagian depannya.

Mobil bus rombongan pesta yang hancur.

Setelah itu, petugas Sat Lantas Polres Dairi yang mendapat informasi kecelakaan datang ke TKP. Dibantu petugas dari Puskesmas Sumbul selanjutnya membawa para korban luka-luka ke Puskemas terdekat di  Kecamatan Sumbul dan ke RSUD Sidikalang menggunakan mobil ambulan.

“Untuk korban luka parah, Tety Siregar, Eva Simanjuntak, Lasma Panjaiatan dan supir bus Boroton Hutagaol selanjutnya di rujuk ke berbagai rumah sakit, ada yang di rumah sakit Efarina Kabanjahe dan rumah sakit Vita Insani Pematang Siantar dan ada juga yang dirawat di RSUD Sidikalang,”kata Poltak.

Sedangkan untuk korban meninggal dunia, atas nama Lasmaria br Napitupulu (52) warga jalan Musyawara Pematang Siantar, setelah dilakukan visum di Puskesmas Pegagan Julu II, Kecamatan Sumbul  telah serahkan ke pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

“Supir bus, Ronal Dadapdap dan supir truk Erwanda sudah kita amankan ke Polres Dairi utntuk dimintai keterangan. Sedangkan mobil yang terlibat kecelakaan masih berada di TKP dan akan divakuasidan diamankan ke Mapolres Dairi,”sebut Poltak.

Sementara, salah seorang penumpang bus yang menagalami luka lecet saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, rencananya mereka akan menghadiri pesta perkawinan kerabatnya di Sopo Godang Gereja HKBP jalan Gereja, Kecamatan Sidikalang.

Mereka berangkat rombongan menggunakan 2 bus dan 1 mobil avanza, berangkat pagi dari Pematang Siantar jam 07.00 WIB. Dan sempat singgah di Penatapan Merek, Kabupaten Karo istirahat minum dan kemudian berangkat lagi melanjutkan perjalanan.

“Waktu kejadian, saya sedang tertidur dan tiba-tiba dikejutkan suara benturan yang keras. Mobil bus yang kami tumpangi terguling dan bangku-bangku didalam berserakan, penumpang yang lain berteriakan,”ungkap Br Tambah.

Lanjutnya, para penumpang yang hanya luka ringan keluar melalui jendela mobil yang kacanya pecah, dan sebagian menyelamatkan penumpang yang terjepit bangku untuk dikeluarkan dari dalam bus. Setelah datang bantuan para penumpang yang luka dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil ambulan.

“Lasmaria br Napitupulu yang duduk dibelakang supir nyawanya tak terselamatkan dan meninggal di tempat karena terjepi bangku dan mengalami luka parah pada bagian pinggangnya,”ungkapnya. (fajar)