Ditinggal Pesta, Ladang Jeruk Banjarnahor Diduga Dibakar Orang

501
Tanaman jeruk milik, Robet Banjarnahor yang terbakar.

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Ditinggal pergi berpesta, ladang jeruk milik, Robet Banjarnahor (59) yang berada di perladangan Desa Sungai Raya KM 7, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi terbakar.

Hal itu disampaikan Robet kepada wartawan dilokasi perladangannya, Senin (8/7/19). Akibat kebakaran itu ia mengaku mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah sesuai biaya perawatan tanaman jeruk yang dikeluarkan selama ini

Dituturkan Robet, kebakaran diladangnnya terjadi pada, Sabtu (6/7/19) dimana saat itu ia dan keluarganya sedang pergi menghadiri pesta tugu ke Aek Nauli, Tapanuli Utara. Sekitar jam 11.00, ia mendapat kabar dari saudaranya melalui telepon seluler kalau ladang jeruknya terbakar.

“Karena jarak yang jauh dan acara pesta yang tidak dapat ditinggalkan saya tidak bisa langsung pulang, dan hari minggu baru pulang. Tadi pagi baru saya ke ladang melihat tanaman jeruk dan tanaman lain seperti pokat, manggis serta durian hangus terbakar,”kata Robet.

Tanaman pokat yang ikut terbakar diperladangan milik Robet Banjarnahor.

Menurutnya luas ladang miliknya sekitar 1 Ha lebih dan yang terbakar mencapai 10 rante. Ia menduga kalau ladangnya diduga sengaja dibakar orang, karena hanya tanaman diladangya yang terbakar.

“Dulu kolam ikan saya yang berada di perladangan ini juga pernah dikuras orang sampai habis ikannya. Padahal saya merasa tidak punya musuh atau lawan selama berladang di sini,”ungkap petani jeruk yang yang tinggal di jalan Sekolah, Kecamatan Sidikalang ini.

Ketika ditanya untuk membuat pengaduan ke Polisi terkait ladangnya yang di duga sengaja dibakar orang. Robet mengatakan, masih rencana dan melihat situasi.

“Memang ada niat untuk mengadukan hal ini kepada Polisi, tapi masih melihat sitauasi dulu,”ujarnya.

Pantauan wartawan, api yang membakar tanaman jeruk dan tanaman lain di ladang milik Robet sebelumnya membakar rerumputan kering sekitar tanaman . (fajar)