Ditinggal Narik Becak, Rumah Sembiring Di Desa Hutarakyat Hangus Terbakar

574
Petugas Damkar dibantu personil Polres Dairi memadamkan api dilokasi kebakaran di Desa Hutarakyat

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Satu unit rumah semi permanen di jalan Persada, Gang Masjid, Desa Hutarakyat, Kec. Sidikalang, Kab. Dairi, Rabu (13/3/19) sekira pukul 12.00 WIB,  hangus terbakar. Tidak ada barang yang terselamatkan, karena saat kejadian rumah dalam keadaan kosong, karena pemilik rumah Matius Sembiring sedang bekerja narik becak dan istrinya Boru Sinaga bekerja di ladang.

Selain menghanguskan rumah milik Matius Sembiring, kebakaran yang terjadi siang hari tersebut juga merusak dua rumah warga lainnya yang posisinya berada disamping kanan dan kiri, yakni rumah milik Maulana Ujung (40) dan rumah milik Diwin Purba (50).

Kabar didapat, kebakaran itu pertama kali diketahui oleh warga sekitar setelah melihat kepulan asap keluar dari atap rumah milik Matius Sembiring. Mengetahui hal tersebut warga pun memberitahukan kepada pemilik rumah, namun pemilik rumah tidak berada di tempat.

Oleh warga kebakaran tersebut dilaporkan kepada Kepala Desa Hutarakyat dan selanjutnya kepala Desa menghubungi pihak pemadam kebakaran dan kepolisian Polres Dairi.

Karena bangunan semi permanen milik Matius Sembiring terbuat dari kayu dan merupakan bangunan lama, ditambah lagi cuaca yang cukup panas. Sehingga api dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan dan isinya.

Beruntung 2 unit mobil Pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Dairi datang di TKP, sehingga api dapat dipadamkan dan tidak menjalar kerumah warga lainnya walaupun api sempat membakar dinding rumah milik Maulana Ujung dan atap rumah milik Diwin Purba.

“Api dapat dipadamkan setengah jam kemudian setelah 2 unit mobil Damkar milik Pemkab Dairi diturunkan di lokasi kejadian,”Kata Kapolres Dairi, AKBP Erwin Wijaya Siahaan SIK melalui Kasubag Humas Polres Dairi, Ipda Doni Saleh.

Disebutkan Doni, untuk penyebab kebakaran saat ini belum diketahui dan masih dalam penyelelidikan Polres Dairi dan petugas juga masih memintai keterangan kepada pemilik rumah dan saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebaran tersebut, namun kerugian  ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Saat ini lokasi kebakaran sudah kami pasang garis Polisi guna kepentingan penyelidikan,”sebut Doni.

Sementara Kepala Desa Hutarakyat Pander Sitepu ditemui dilokasi kebakaran mengatakan, pihaknya bersama BPBD Dairi sedang melakukan pendataan terhadap warga yang rumahnya menjadi korban kebakaran.

“Kita data dulu berapa jumlah rumah yang terbakar dan rusak, sehingga nantinya kita bisa mengetahui berapa jumlah kerugian dan bantuan apa yang akan kita berikan,”sebut Pander. (elyana)