Kalvin Sihombing Ditemukan Tewas Gantung Diri Di Pohon Kopi

855
Korban saat ditemukan tewas tergantung di pohon kopi

DAIRI, Parbuluan-dibaktinews.com

Entah apa yang ada dibenak bapak dua anak, Kalvin Sihombing (49) seorang petani di Dusun III Huta Tele, Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi hingga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon kopi milik, Aslon Sigalingging di ladang yang disewanya.

Informasi di dapat, Selasa (5/2/19) sekira pukul 11.00 WIB, Sekdes Parbuluan VI, Nefolius Talembanua menerima laporan dari masyarakat bahwa di perladangan ditemukan sesosok mayat laki-laki tergantung di pohon kopi.

Mendapat informasi tersebut, Sekdes beserta masyarakat langsung menuju TKP dan selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada Bhabinkamtibmas, Aiptu AB. Pasaribu. Selanjutnya Kapolsek Sumbul, AKP Abdul Rahman Siregar dan personil lainnya menuju lokasi tempat penemuan mayat tersebut.

“Saat kami temukan korban sudah tewas tergantung di pohon kopi, dengan kondisi leher terikat baju. Dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,”kata Abdul Rahman.

Petugas kepolisian Polsek Sumbul saat melakukan evakuasi mayat korban

Disebutkan Abdul Rahman, usai dilakukan olah TKP mayat korban selanjutnya diserahkan ke pihak keluarganya untuk di makamkan. Karena pihak keluarga atau istri korban, Martina Pandiangan (40) sudah ikhlas dan tidak merasa keberatan, sehingga tidak dilakukan visum atau otopsi terhadap mayat korban.

“Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan visum maupun otopsi terhadap mayat korban,”terang Abdul Rahman yang baru menjabat Kapolsek Sumbul.

Menurut Abdul Rahman, korban nekat gantung diri diduga karena masalah keluarga, dimana istri korban yang pertama mendesak minta cerai.

“Diduga karena istri pertama korban mendesak minta cerai,  membuat beban fikirannya hingga korban nekat gantung diri,”pungkasnya. (YY)