Rem Blong, Truk Tabrak Mobil Dan Rumah Warga, Supir Tewas

1293
Kondisi truk yang mengalami kecelakaan

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Diduga mengalami rem blong, truk Hino B 9052 TXR bermuatan barang kelontong menghantam 6 rumah dan satu unit mobil Honda CRV BK 1379 WO yang sedang parkir didepan rumah di jalan Sidikalang-Medan, tepatnya di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Rabu (26/9/18) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut supit truk bernama, Rahman (35) warga Pasar IV Marelan, Kota Medan tewas di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan. Sedangkan kernet truk, Abdul (34) warga Hamparan Perak Medan berhasil selamat setelah melompat keluar.

Informasi didapat, kecelakaan tersebut bermula, saat Mobil truk kontainer yang dikemudikan, Rahman bersama kernetnya Abdul datang dari arah Medan menuju Aceh Subulussalam dengan membawa penuh muatan barang kelontong seperti, sampo, sabun, minyak makan, kecap dan lain-lain.

Sesampainya di lokasi hutan Lae Pondom, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul yang mana kondisi jalannya menurun, tiba-tiba truk tersebut mengalami gangguan pada remnya. Kemudian, Rahman meminta kernetnya Abdul melompat keluar mengganjal laju truk dengan balok.

Namun karena kondisi jalan menurun, sewaktu akan mengganjal ban truk dengan balok, mobil bukannya berhenti tapi malah terus meluncur kencang. Abdul pun mencoba mengejar truk tapi tak terkejarnya lagi karena melaju kencang. Beruntung saat itu ada mobil pick up yang sedang melintas memberi tumpangan dan selanjutnya membantu mengejar mobil truk tersebut.

Kondisi mobil truk menghantam pemukiman rumah warga

Namun, sekitar 3 KM dari lokasi rem blong, truk yang dikemudikan Rahman terbalik dan menghantam pemukiman warga yang berada disisi kanan jalan. Warga yang sedang tertidur pun terbangun dan berhamburan keluar rumah, setelah  mendengar suara benturan yang sangat keras disebabkan kecelakaan tersebut.

Dalam sekejab lokasi kecelakaan menjadi ramai, melihat barang muatan truk berserakan di badan jalan, warga yang tadinya ingin melihat peristiwa kecelakaan itu akhirnya menjarah semua muatan truk hingga ludes.

Petugas Sat Lantas Polres Dairi yang menerima laporan terjadinya  kecelakaan langsung turun ke TKP melakukan evakuasi dan mengatur lalulintas yang sempat macet panjang dari dua arah berlawanan.

“Saat kami lakukan evakuasi, supir truk sudah tidak bernyawa lagi dan tewas di lokasi kejadian sebelum mendapat pertolongan medis,”kata Kapolres Dairi, AKBP Erwin Wijaya Siahaan SIK melalui Kasat Lantas AKP Pittor Gultom.

Jenazah korban saat akan diantar kerumah duka keluarnganya di Lubuk Pakam.

Usai melakukan evakuasi dan olah TKP, Jenazah korban selanjutnya di bawa ke kamar mayat RSUD Sidikalang untuk dilakukan visum, sambil menunggu dijemput pihak keluarganya untuk dibawa ke rumah duka.

“Dari hasil visum yang dilakukan, korban tewas karena mengalami luka parah pada  bagian kepala dan patah pada bagian tangan. Pada pukul 12.30 WIB mayat korban dijemput teman satu kerjanya dan kemudian dibawa ke rumah duka keluarganya di Lubuk Pakan”terang Pittor.

Ditambahkan Pittor, kalau jalan lintas Sidikalang- Medan dari sekitar Hutan Lae Pondom hingga Sumbul sangat rawan terjadinya kecelakaan. Selain badan jalannya sempit, beram jalannya pun dalam, sehingga sangat membahayakan bagi pengendara yang melintas.

“Sebelumnya kami telah menyurati pihak Dinas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Sumut, agar melakukan pelebaran dan perbaikan jalan yang rusak dan menimbun beram yang dalam. Sekaligus di buatkan rest are dan pemasangan lampu jalan sekitar lokasi hutan Lae Pondom sampai di Kecamatan umbul. Tapi hal itu hingga saat ini belum ditanggapi”ungkapnya. (gun’s)