Kirab Budaya Pesta Njuah-Njuah Berlangsung Meriah

461
Kirab budaya pesta Njuah-njuah 2018

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Kirab budaya dari berbagai etnis dan pelajar yang ada di Kabupaten Dairi meriahkan acara pembukaan pesta budaya Njuah-njuah menyambut hari jadi Kabupaten dairi Ke-71 yang dipusatkan di Gedung Nasional Djauli Manik, jalan SM Raja Sidikalang, Kabupaten Dairi, Senin (24/9/18).

Pelaksanaan kirab budaya yang dilepas Kabid Parawisata Dairi, Marulak Situmorang dimulai dari depan Kantor Bupati jalan SM Raja Sidikalang dan finis di Gedung Nasional Djauli Manik yang berjarak sekitar 800 meter.

Usai pelaksanaan kirab acara dilanjutkan dengan acara pembukaan yang dihadiri, Wakil Bupati Dairi, Irwansyah Pasi SH, Ketua PKK Dairi Ny Dumasi Sianturi, Staf Ahli bidang  Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Sumut, Elsa Marbun, Kapolres Dairi AKBP Erwin Wijaya Siahaan SIK, Kasdim 0206/Dairi Danial Pandia, Tokoh Adat, Tumpu Capah, perwakilan dari Kejari, SKPD, Camat dan tamu undangan.

Wakil Bupati Dairi dalam sambutannya mengatakan, kepada generasi muda khusunya para pelajar mengigatkan betapa pentingnya budaya dalam kehidupan sehari-hari. Karena orang yang mencintai budaya dan menghargai leluhurya adalah orang yang baik.

“Untuk itu kami mengharapkan kepada seluruh masyarakat Dairi, marilah kita mencintai budaya dan petuah leluhur kita, karena siapa yang tidak mencintai budaya dan petuah leluhur niscaya dia akan mendapatkan yang tidak baik,”ucapnya.

Pesta budaya Njuah-njuah yang merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Dairi yang dilaksanakan secara berkesinambungan setiap tahunnya dan terjadwal oleh pemerintah ini, acara ini akan dilaksanakan selama 6 hari.

“Jadi acara ini sudah tahun ketiga kami laksanakan, kalau tahun-tahun sebelumnya hanya dilaksanakan satu hari saja. Kedepan kepada pemeritahan yang baru, kiranya pesta Budaya Njuah-njuah dapat dilaksanakan seperti ini dan lebih ditingkatkan lagi,”ungkap Irwansyah.

Wakil Bupati Dairi, Irwansyah Pasi melakukan pemukulan gong tanda dibukannya acara pesta budaya Njuah-njuah

Sementara mewakili Gubernur Sumut, Stah Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Elsa Marbun menyampaikan, dengan keberagaaman budaya yang mengandung kearifan lokal didalamnya serta hasil bumi yang melimpah dan parawisayta yang begitu indah dan menarik.

“Anugrah yang telah diberikan Tuhan tersebut hendaknya bisa kita lestarikan sehingga menjadi warisan yang bisa kita wariskan kepada bangsa ini khususnya di Kabupaten Dairi. Saya berharap Kabupaten Dairi tetap konsisten melaksanakan pesta budaya ini,”ungkap Elsa.

Disebutkan Elsa, Pesta budaya dari 9 Kabupaten dan kota dikawasan dataran tinggi yang selalu  dihadirinya saat menjabat Kadis Kebudayaan dan pariwisata Pemrov Sumut. Hanya Pesta Budaya Njuah-njuah yang dilaksanakan setiap tahunnya inilah yang sangat luar biasa.

“Ini merupakan tantangan kepada 8 Kabupaten dan 1 kota dataran tinggi yang masuk kawasan dalam Danau Toba dan ini juga sudah saya masukan kedalam agenda Dinas parawista dan Budayab Provinsi Sumatera Utara,”terangnya.

Ketua Panitia kegiatan sekaligus Kadis Pariwisata dan Budaya (Disparbud). Leonardus Sihotang menjelaskan, bahwa kegitan pesta Budaya Njuah-njuah  2018 ini merupakan program pengembangan kebudayaan yang diwujudkan dalam satu event yaitu, Pesta Budaya Njuah-njuah.

“Maksud kegiatan ini adalah untuk menggali program nilai-nilai kebudayaan, sebagai salah satu basis pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Dairi,”ucapnya.

Kegiatan ini juga untuk pengembangan industri kreatif, karena diikuti oleh berbagai elemen dan komponen dari masyarakat Kabupaten Dairi. Penyelengaraan dimulai hari ini dan akan berlangsung setiap hari sampai hari sabtu (29/9/18) acara penutupannya.

Kegiatan yang dirangkai dimulai dari kirab budaya, acara pembukaan yang akan diisi dengan kreatifitas tari-tari dan seni musik yang dikembangkan berbasis dari budaya Pakpak. Nantinya ada juga ada kegiatan perlombaan, permainan tradisioanal, fashion show, panampilan festival band Pakpak, konser musik Pakpak.

“Selain itu yang paling kita nantikan pada malam ini natinya adalah pagelaran sendra tari dengan mengambil judul Pertaki 3. Dan pada acara penutupan nantinya akan dihadiri utusan dari masyarakat di setiap kecamatan di Kabupaten Dairi,”terangnya. (gun’s)