Aniaya Karo-Karo Pakai Balok, Sitepu Diamankan Polisi

862
Pelaku penganiayaan dan barang bukti balok yang diamankan

DAIRI,Sidikalang-dibaktinews.com

Minton Sitepu (45) warga jalan Mayor Selamat Ginting, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi diamankan petugas Polsek Tigalingga, Jumat (20/7/18). Pasalnya ia di laporkan atas tindak pidana penganiayaan terhadap, Sedia Karo-karo (63) yang juga warga desa setempat.

Informasi didapat, kasus penganiayaan terjadi tersebut terjadi pada, Rabu (18/7/18) sekira pukul 20.00 WIB. Dimana saat itu korban akan membeli obat rematik di kedai milik Petrus Kaban, sewaktu membeli obat korban bertemu dengan pelaku yang sedang minum di kedai. korban kemudian menegur pelaku dan berkata,”Mengapa kau nggak datang ke rumah ngusuk,”. Mendengar perkataan itu orang pengunjung kedai pun mentertawai dan membuat pelaku malu.

Karena tidak senang dengan perkataan korban, tidak lama kemudian pelaku mendatanggi korban  yang saat itu sedang minum teh manis di kedai milik Irwan Tarigan. Pelaku kemudian menemui korban, sambil menepuk bahu sebelah kiri korban dan kemudian berkata,”Kenapa harus bapak tua bilang kalau aku nggak datang mengusuk,”

Tidak senang bahunya di tepuk, korban pun kemudian menangkap tangan pelaku dan kemudian memplintirnya. Dengan gerak cepat pelaku selanjutnya menarik tangannya, setelah lepas pelaku pun mengambil sepotong kayu yang ada dekat TKP lalu pemukulkannya ke muka korban hingga membuat dagunya mengalami luka.Melihat keributan tersebut, pemilik kedai selanjutnya melerai keduannya dan selanjunya pelaku pulang ke rumahnya.

Tida terima atas perbuatan yang dilakukan pelaku, ditemani pihak keluarganya korban selanjutnya membuat pengaduan ke Polsek Tigalingga  dengan surat pengaduan Nomor LP/345/VII/2018/RES.DAIRI/SEK TIGALINGGA.

Kapolsek Tigalingga, AKP Elman Tambunan melalui Kasubag Humas Polres Dairi, Ipda Hardi Sianipar saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini kasusnya masih ditangani petugas Polsek Tigalingga.

“Kasusnya sudah ditangani dan saat ini masih dilakukan pemeriksaaan untuk proses penyidikan lebih lanjut,”terang Hardi. (gun’s)