Panwaslih Dairi Gelar Rakor Dengan Stakeholder Penertiban APK Pilkada Serentak 2018

458
Panwaslih saat melaksanakan rapat dengan stakeholder

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Memasuki masa tenang berakhirnya masa kampanye Pemilihan Bupati (Pilbup) Dairi dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Dairi gelar rapat koordinasi (Rakor) dengan stakeholder yang dilaksanakan di Kantor Panwaslih Dairi, jalan Pegagan, Sidikalang, Sabtu (23/6/18) pukul 16.00 WIB.

Hadir dalam Rakor tersebut, Komisioner KPU Dairi, Sudiarman Manik bersama Jenny Ester Pandiangan, Wakapolres Dairi, Kompol Togu Mantanari, Perwakilan tim paslon Bupati nomor urut 1, Dapit Silitongah dan Panwascam dari 15 Kecamatan.

Ketua Panwaslih Dairi, Jadi Surirang Berutu didampinggi Pandapotan Rajagukguk dan Maimanah Angkat mengatakan, kegiatan ini untuk menindak lanjuti rapat yang telah dilakukan Bawaslu Provinsi Sumut terkait penertiban dan pembersihan APK. Karena mulai nanti malam, Minggu (24/6/18) pukul, 24.00 WIB seluruh kegiatan kampanye sudah berakhir.

“Untuk itu seluruh tim pemenangan dan tim kampanye Pasagan Calon (Paslon) dihimbau secara sukarela harus membersihkan alat peraga kampanye (APK) dan bahan sosialisasi Paslon Bupati dan Gubernur yang ada di Kabupaten Dairi,”kata Jadi.

Disebutkan Jadi, untuk membersihkan dan Menertiban APK masing-masing Paslon, pihaknya memberikan waktu hingga, Minggu (24/6/18) pukul 15.00 WIB. Bila batas waktu yang diberikan masih terdapat APK Paslon, maka Panwaslih bersama Satpol PP dan petugas Kepolisian akan melakukan penertiban dan pembersihan.

“Jika batas waktu yang diberikan tidak juga dilakukan pembersihan maka kami bersama Satpol PP dan Kepolisian akan melakukan penertiban dengan membersihkan semua APK yang ada di lapangan,”tegasnya.

Menurutnya, APK yang berada di posko tim pemenangan Paslon dan yang terpasang di kendaraan juga wajib dibersihkan tanpa terkecuali. Begitu juga dengan bahan sosialisasi partai politik peserta Pemilu 2019 yang memuat tanda gambar dan nomor urut Parpol akan ditertibkan.

“Kami juga akan menertibkan seluruh posko pemenangan yang terdaftar dan tidak terdaftar di KPU mulai tingkat desa/kelurahan, kecamatan sampai kabupaten. Bahkan mobil, becak dan sepeda motor yang di brending harus di lepas,”terangnya..

Sementara Wakapolres Dairi, Kompol Togu Matanari yang hadir dalam rapat tersebut, menyampaikan bila masih ada kendaraan yang masih terdapat branding Paslon. Pihaknya akan melakukan penindakan dan di tilang.

“Kendaraan yang masih ada branding salah satu Paslon dan tidak sesuai dengan STNK akan kami tindak dan tilang,”pungkasnya. (gun’s)