Kecelakaan Maut Di Dairi, Seorang Pengendara Honda Vario Tewas

2418
Petugas Satlantas Polres Dairi saat melakukan olah TKP

DAIRI, Parbuluan-dibaktinews.com

Kecelakaan maut melibatkan, sepeda motor Honda Metik Vario BK 3115 AGN dan Mobil Suzuki Ertiga BK 1983 serta Mobil Daihatsu Grand Max BK 1934 KU di jalan lintas Sidikalang-Dolok Sanggul KM 29, tepatnya di Dusun Simalopuk, Desa Parbuluan I, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Selasa (19/6/18) pukul 10.45 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, pengedara sepeda motor Vario atas nama Rio Depriman Saragih (25) warga jalan Seksama, Gang Dame no.14 Medan  tewas saat sampai di rumah sakit, sedangkan  yang diboncengnya, Enjelika mengalami luka ringan.

Kasat Lantas Polres Dairi, AKP M. Hasan kepada wartawan menjelaskan, kecelakaan  bermula ketika, Rio Depriman Saragih yang mengendarai sepeda motor Metik Vario berboncengan dengan Enjelika berjalan dari arah Dolok Sanggul menuju Sidikalang dengan kecepatan tinggi.

Sesampainya di KM 29, Dusun Simalopuk, Desa Parbuluan I, Kecamatan Parbuluan yang mana kondisi jalan lurus dan cuaca hujan gerimis. Diduga karena licin, Ia nya kehilangan keseimbangan dan kemudian terjatuh di badan jalan aspal hingga terseret ke jalur badan jalan ke sebelah kanan.

Dimana pada saat itu dari arah berlawanan arah datang mobil Suzuki Ertiga yang juga dengan kecepatan tinggi dikemudikan, Johnny (56) warga Jalan Pimpinan Gang Murni NO.18 Kelurahan Sei  Kera Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, yang beriringan dengan mobil minibus Daihatsu Grand Max yang dikemudikan, Fernando Sitanggang (26) warga Desa Kutambaru, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara,  Provinsi Aceh.

Seketika itu juga bagian depan sebelah kanan mobil Suzuki Ertiga berbenturan dengan sepeda motor Honda metik Vario. Kemudian Johnny berupaya menghindar ke arah bahu kiri jalan hingga masuk ke dalam parit. Selanjutnya sepeda motor metik Vario tersebut kembali berbenturan  dengan bumper depan mobil minibus Daihatsu Grand Max yang dikemudikan Fernando Sitanggang hingga terseret hingga 4 meter.

“Korban tergeletak di tengah badan jalan dengan kondisi luka parah dan tewas dalam perjalanan ke RSUD Sidikalang, sedangkan Enjelika yang diboncengnya terseret di aspal sebelah kiri jalan dan hanya mengalami luka ringan,”terang Hasan.

Ditambahkan Hasan, kendaraan yang terlibat lakalantas sudah dievakuasi dari TKP dan sudah diamankan di Polres Dairi. Saat ini petugas masih memintai keterangan saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut.(gun’s)