Pekerja Tambang Galian C, Tewas Tertimbun Longsor

2428
Mayat korban usai di evakuasi dari timbunan longsor

DAIRI, Sidikalang-dibaktinews.com

Lamsihar Pinanyungan (35) pekerja tambang galian C tangkahan batu,  warga Desa Sitinjo Induk, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi tewas tertimbun material longsor batu bercampur tanah, Kamis  (24/5/18) sekira pukul 10.00 WIB.

Informasi didapat siang itu,  Lamsihar Pinayungan (Korban) bersama, Rahidin Naibaho (46) warga Desa Sumbul, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi dan Hendra Putra Mandalahi (26) operator alat berat beko warga yang sama, sedang bekerja menggali batu di lokasi tambang galian C, tangkahan batu milik Marga Kudadiri yang berda di jalan lintas Sidikalang-Medan, Desa Sitinjo.

Tiba-tiba saat sedang bekerja, Hendra sang operator beko melihat batu dan tanah mulai berjatuhan, Ia pun kemudian berteriak kepada kedua temannya “Awas ada batuh berjatuhan dari atas”. Mendengar teriakan itu, Rahidin langsung berlari meninggalkan lokasi galian, sedangkan korban masih tetap bertahan di lokasi dan akhirnya tertimpa timbunan longsoran batu bercampur tanah dari atas bukit lokasi tambang.

Mayat korban saat dievauasi menggunakan alat berat dari timbunan longsor

Melihat korban tertimbun longsor Hendra dan Rahidin berteriak minta tolong kepada warga lainnya. Warga pun ramai berdatangan, namun tidak ada yang berani mendekat karena takut tertimpa longsor.

Kejadian tersebut oleh warga lainnya selanjutnya di laporkan ke Polres Dairi, setelah petugas kepolisian datang barulah dilakukan evakuasi korban dari timbunan longsor menggunakan alat berat beko. Namun saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa lagi. Mayat korban pun selanjutnya dibawa ke RSUD Sidikalang untuk dilakukan visum.

“Setelah dibersihkan dan dilakukan visum, mayat korban selanjutnya  diserahkan ke pihak keluarganya untuk dibawa ke rumah duka,”terang Kapolres Dairi, AKBP Erwin Wijaya Siahaan SIK melalui Kasubag Humas, Ipda Hardi Sianipar SH.

Disebutkan Hardi, Kejadian tersebut murni kecelakaan kerja dan atas permintaan pihak keluarga korban, tidak dilakukan outopsi, karena mereka sudah ikhlas dengan kepergian korban.

“Pihak keluarga sudah ikhlas dan meminta tidak dilakukan outopsi terhadap mayat korban,”ucap hardi. (gun”s)